Wahid Sabillah's

Personal Blog

Taman Belakang

Leave a Comment
Ada yang janggal
Suatu pagi aku melihat matahari terbit dari barat
Cahayanya redup
Persis seperti bola matamu
Hilang cahaya dipenuhi sendu

Aku melihat taman belakang berubah
Tidak ada lagi mawar dan melati
Hanya rumput liar yang tinggi-tinggi
Tidak ada pandan, hanya ada rerumputan

Dahulu taman belakang adalah tempat paling nyaman
Tempat favoritmu untuk menghabiskan sore dengan anak-anak ayam kate yang kelaparan
Kau tabur remah-remah kue yang tandas di perut mereka
Sampai akhirnya kau sadar, sepi ini seharusnya tak kau nikmati sendirian

***

Esoknya matahari tidak nampak
Mendung dan gelap
Cahaya matamu padam
Kelam

Taman belakang mendadak rapi
Kulihat nisan bertuliskan Cinta
Tumbuh subur bunga-bunga bernama kenangan.
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 saran:

Post a Comment