Wahid Sabillah's

Personal Blog

Tentang September

4 comments
Saya beruntung bisa bertemu bulan September lagi. Bulan ini adalah bulan yang saya tunggu tunggu setiap tahunnya, bulan ini adalah bulan dimana terdapat tanda kalau umur saya dipotong satu tahun lagi. Kenapa umur dipotong tetapi bulan ini tetap ditunggu? alasannya adalah karna dengan bulan ini saya bisa mendapatkan peringatan untuk belajar lebih dewasa, belajar mengerti arti umur dan kehidupan.

Bukan saya saja yang mengistimewakan bulan September. Orang orang diluar sana juga banyak yang mengistimewakan bulan September. Itu terbukti dari banyaknya judul lagu yang dibuat dengan judul September. Kalau di bagian bumi utara misal Eropa bulan September adalah tanda akan datangnya musim semi (Autumn) atau yang biasa dikenal dengan Fall, berbeda di bagian bumi yang lain misalnya Australia, mereka akan bertemu musim semi (Spring) mungkin fenomena pergantian musim itu yang membuat September banyak dinanti oleh orang dimuka bumi, bulan yang sangat menginspirasi.

Daun menguning, lalu kemudian jatuh berserakan di tanah, udara perlahan lahan mulai kembali dingin dan taman bermain mulai berangsur sepi karna akan datangnya musim dingin lagi. Kalau difikirkan dan dibayangkan suasana seperti itu memang menginspirasi. Kalau di bagian bumi selatan, orang orang mulai menanggalkan baju hangatnya, musim panas akan datang. Salah seorang teman saya yang ada di Australia kemarin sempat berbincang lewat obrolan di Facebook, saya menanyakan tentang musim di sana, dia berkata kalau sekarang mulai musim semi, bunga bunga mulai bermekaran, namun udara tetap dingin, teman saya sangat menanti musim panas di sana.

September ini mungkin akan menjadi bulan yang sibuk untuk saya, sibuk untuk menyelesaikan kewajiban saya sebagai mahasiswa. Bulan ini saya berencana untuk bisa maju sidang skripsi, dan secepatnya menyelesaikan urusan kampus. Saya ingin bisa sidang di pertengahan September, kalau bisa tanggal 13 atau 15 September, semoga saya bisa mendapatkan sidang skripsi pada tanggal tersebut.

Kalau berbicara soal kenangan, bulan September jagonya. Tiga tahun ini setiap tanggal 15 September saya pergi ke suatu tempat ramai untuk menyendiri. Agenda nonton bioskop atau sekedar makan di restoran cepat saji sebagai kado untuk diri sendiri sudah menjadi agenda 15 September saya selama tiga tahun belakangan ini. Tidak ada salahnya untuk memberikan kado untuk diri sendiri. Dari duduk sendirian itu saya bisa mengingat pencapaian apa yang sudah saya dapatkan setahun itu, dan kira kira apalagi yang bisa saya lakukan di tahun berikutnya. Walaupun sama seperti pergantian tahun, tapi saya merasa mengingat pencapaian dan rencana kedepan di hari pergantian umur terasa lebih intim untuk diri sendiri.

Harapan saya di bulan September ini adalah semoga September ini akan memberikan pengalaman dan pelajaran yang lebih banyak lagi tentang kehidupan. Semoga saya bisa merealisasikan keinginan sidang sarjana bulan ini, semoga September ini menyenangkan.
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

4 comments:

  1. sama spt saya, saya juga menunggu bulan ini :D bulan kelahiran :D hehe

    mampir juga ya :D http://verdina28.blogspot.com/

    ReplyDelete